HSGL-Cover1 Entrepreneurial Aptitude Test: Ramuan Sukses Menjadi Entrepreneur Entrepreneurial Aptitude Test: Ramuan Sukses Menjadi Entrepreneur hsgl cover1Kalau Anda ingin mengukur sejauh mana “kemampuan” Bahasa Inggris Anda, ada sederetan “alat ukur” untuk mengukurnya mulai dari TOEFL (Test of English as a Foreign Language) yang paling populer sampai IELTS (International English Language Testing System) yang sering dipakai di Negara Inggris dan negara-negara Persemakmuran. Kalau ingin mengukur kecerdasan otak dipakailah IQ Test (intelligence Quotient).  Bagaimana kalau ingin sukses menjadi Entrepreneur yang jempolan, apa yang perlu dikuasai? Kolaborasi penulis sarat pengalaman menjadi entrepreneur, konsultan manajemen senior kelas dunia mempunyai pendekatan “ramuan sukses untuk menjadi Entrepreneur” yang perlu dilongok.

Kolaborasi Anthony Tjan yang jebolan Harvard Business School serta konsultan McKinsey dengan Tsun-Yan Hsieh mantan Direktur McKinsey kanada dan Richard Harrington mantan CEO Thomson Reuters mempunyai ramuan menarik perihal “jampi-jampi sukses” menjadi Entrepreneur yang dinamakan Entrepreneurial Aptitude Test. Dari serangkaian pengalaman yang panjang dengan bertemu sederetan banyak entrepreneur yang ditemui, diajak ngobrol, berbincang dan di-interview, terungkap bahwa mereka pasti mempunyai satu profil dari empat profil HSGL yang mereka sebut sebagai Entrepreneurial Aptitude Test ini.

Empat Profil HSGL itu adalah Heart (hati), Smarts (cerdas), Guts (keberanian) serta Luck (Keberuntungan).

Menarik sekali salah satu profil keberhasilan seorang usahawan sejati harus mempunyai Heart (hati). Barangkali banyak orang bisa mempunyai banyak ide bisnis, akan tetapi tidak semua ide bisnis dibangun dari sokongan akar Heart yang kokoh. Walaupun heart saja tidak serta merta akan meramu kesuksesan bisnis. Tetapi bisnis akan kehilangan artinya tanpa dipandu oleh heart yang memimpinnya.  Sang pendiri pabrik Mobil kelas dunia Toyota, Kiichiro Toyoda dulu niat awalnya bukanlah mendirikan pabrik kelas wahid di dunia, tetapi keinginan sebenarnya adalah mesin mobil yang didesain dan diciptakannya akan banyak membantu orang untuk bepergian dari satu titik ke titik lain dengan lebih cepat dan efisien. Tidak kurang tidak lebih.

Makanya menurut 3 penulis kolabarasi ini, entrepreneur yang memulai dengan “heart” biasanya mempunyai karakter yang khas. Yakni memiliki purpose (tujuan) yang solid, passion (semangat) yang menggebu-gebu yang kuat serta mempunyai rasa cinta dan pengorbanan yang tinggi terhadap sesama. Semua mimpi yang dibangun dari cahaya semangat “profetik” yang kuat, bukan semata keinginan yang bernafaskan untuk mendapatkan keuntungan semata.

Elemen kedua adalah profil smart atau cerdas. Adalah sebuah keniscayaan seorang entrepreneur adalah seseorang yang mempunyai kecerdasan naluriah dalam membaca serta mengendus trend bisnis. Menurut mereka kecerdasan yang kudu dimiliki tidak sekedar kecerdasan secara akademis semata. Tetapi juga kecerdasan Emosional yang ditampakkan pada kemampuan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Kecerdasan yang tidak kalah penting adalah “street smart” atau kreatifitas, sebuah akar penting yang perlu dimiliki seorang entrepreneur. Jezz Bezos diambil contoh tipikal ini karena dia mampu mengendus data serta mengenali pola penjualan buku melalui internet. Dengan Amazon-nya, analisis buku yang paling laku bisa ditansformasikan dalam bentuk bisnis buku lewat internet yang cukup monumental: mail order!!

Profil ketiga yang tidak kalah penting adalah profil guts atau keberanian. Terkadang banyak orang punya ide bisnis yang brilian, tetapi tidak berani mengambil langkah resiko dalam bertindak, akan sulit dibayangkan akan dapat melentingkan bisnisnya. Tapi pilar ini, sehebat apapun ide bisnis akan teronggok menjadi sebuah proposal bisnis yang tidak pernah terwujud.  Keberanian disini bukan semata keberanian menerima resiko semata, tetapi juga memulai menggelindingkan bisnis dengan memahami betul resiko yang bakalan muncul serta belajar bagaimana meminimalkan resiko itu. Ini yang terkadang tidak banyak juga dimiliki oleh orang yang ingin terjun ke bisnis. Berani melangkah untuk memulai…..

Pilar terakhir, walaupun terkadang beraroma “gambling”, suka atau tidak, pameo “orang bejo lebih hebat dari orang pandai” menjadi profil penting yang perlu dimiliki seorang entrepreneur. Menurut mereka, luck disini tidak semata-mata seorang penjudi yang mendapatkan durian runtuh karena kebetulan pilihan kartunya pas. Akan tetapi, lebih ditekankan pada perpaduan lucky attitude dan lucky network. Yakni, ramuan keberuntungan yang memadukan rasa rendah hati dengan rasa keingintahuan secara intelektual dan optimisme. Bukan sekedar kesuksesan yang mengandalkan keberuntungan semata…..

Jadi bagaimana profil HSGL yang Anda miliki untuk memulai berbisnis, kalau ingin lebih lanjut mengerti tentang HSGL (Heart, Smarts, Guts and Luck) ada baiknya Anda mampir di situs web www.hsgl.com atau membeli buku berjudul HSGL…..selamat berpetualang menjadi Entrepreneur:)

Credit Photo : www.hsgl.com