Month: Desember 2012

Diaspora Indonesia : Mengerek Indonesia di Pentas Dunia

Pesawat N250 Diaspora Indonesia : Mengerek Indonesia di Pentas Dunia  Diaspora Indonesia : Mengerek Indonesia di Pentas Dunia  pesawat n250Sebenarnya saya tidak begitu hobi-hobi amat memelototi film bergenre “romantic“, tapi rasanya tidak tega membiarkan istri menonton film di malam hari, karena kebetulan dapat karcisnya di sesi malam ketika antri di siang harinya habis. Ya, sepertinya istri saya ingin melihat kisah asmara film Ainun Habibie yang difilmkan berdasar buku besutan Bapak BJ Habibie berjudul sama dengan film-nya. Kalau akhirnya suasana bioskop yang cukup penuh itu ditingkahi banyak pemirsa yang menyeka matanya dengan tisu sembari sesenggukan perlahan, atau terkekeh melihat banyolan dan celoteh khas Pak Habibie yang dimainkan cukup cemerlang oleh aktor Reza Rahardian, saya melihat sisi lain……

read more

Agar Service Excellence Mekar Dengan Servqual

Service-With-A-Smile Agar Service Excellence Mekar Dengan Servqual Agar Service Excellence Mekar Dengan Servqual service with a smileMinggu lalu kebetulan saya mendapat kesempatan menyambangi pulau Borneo di salah satu intansi BUMN di kota Pontianak. Isu yang disodorkan kepada saya adalah menghadirkan Service Excellent pada para jajaran karyawan disana. Yang menggembirakan adalah timbulnya ‘kesadaran” para BUMN untuk menginjeksikan budaya uggul . Sebuah usaha yang harus diapresiasi, mengingat budaya perusahaan yang melayani seperti  ini rata-rata masaih belum memperlihatkan budaya  melayani yang tulus dan penuh tanggung jawab.

read more

Mengail Hikmah Demo Tuntutan UMR

Pekerja Garmen Mengail Hikmah Demo Tuntutan UMR Mengail Hikmah Demo Tuntutan UMR pekerja garmenSerangkaian demo dan maraknya perbincangan akan tuntutan naiknya UMR (Upah Umum Regional) di wilayah Jabodetabek memang membetot perhatian tersendiri. Mulai dari demo yang yang “memacetkan” wilayah kantong-kantong pabrik serta sederetan perdebatan tarik ulur perdebatan antara wakil para pekerja dan wakil dari asosiasi  perusahaan yang wira-wiri ditayangkan di Televisi. Sampai besaran UMR sebesar 2,4 Juta perbulan mengemuka. Cukup dramatis.

Hidup di kota seperti di melakoni hidup seperti kota metropolitan Jakarta  dengan gaji 1,5 juta perbulan bukanlah perkara mudah. Di tengah beban hidup yang kian menghimpit dan kebutuhan hidup yang grafiknya cenderung naik perlu pandai-pandai mengatur agar tidak mengalami defisit angka merah di akhir bulan. Walaupun terkadang jengkel dengan demo-demo yang memacetkan jalan, simpati sedalam-dalamnya untuk para pekerja yang mati-matian menghidupi keluarga mereka uang minimal tersebut.

read more

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén