Month: November 2012

Dicari Pegawai Negeri Yang Mempunyai Government Intrapreneur Mind Set

Dicari Pegawai Negeri Yang Mempunyai  Government Intrapreneur Mind Set Dicari Pegawai Negeri Yang Mempunyai  Government Intrapreneur Mind Set intrapreneur

The successful  organization of the third millennium will embrace and encourage Intrapreneurship. If you want new and different result, you need new and different ideas.” (Victoria C.DePaul, Creating The Intrapreneur: The Search for Leadership Excellence)

Tidak selamanya benar ada persepsi kalau pegawai pemerintah tidak mempunyai “sense of business”.  Setidaknya seorang Sukamto Padmosukarso, Dirut PT. Pos Indonesia (Posindo) membuktikan hal itu. Bagaimana tidak hadirnya kemudahan surat elektronik (surel) maupun semakin murahnya tarif SMS (short message service) membuat primadona komunikasi lewat surat menjadi terasa jadul dan agak “ketinggalan kereta”. Dulu adalah hal lumrah mengirimkan ucapan Lebaran, Natal maupun Tahun Baru dengan sepucuk surat dengan dibubuhi perangko di pojok surat. Ada suasana khidmat dan hangat menyusup. Tapi jaman sekarang sepertinya meniadakan hal itu, hadirnya SMS, Surel serta maraknya social media, nilai “keramatnya” surat menjadi luntur digantikan kecepatan hentakan tangan di tuts keyboard PC ataupun ponsel telah meluluh lantakan kebiasaan itu.

read more

Menggunakan 5 Forces Analysis Michael Porter

Menggunakan 5 Forces Analysis Michael Porter Menggunakan 5 Forces Analysis Michael Porter michael porterSalah satu hal yang selalu kita pelajari dimanapun Anda belajar di sekolah bisnis diujung dunia manapun, pembekalan pelajaran competitive analysis akan selalu didapat. Pendekatan ini merupakan hal penting dalam rangka memahami Lingkungan Bisnis dimana Bisnis yang digelindingkan berjalan. Salah satu pendekatan competitive analysis yang cukup populer yang sering dipakai adalah pendekatan yang diperkenalkan oleh Michel Porter yang dikenal dengan pendekatan Five Forces.

Professor Harvard Business School yang bernama lengkap Michael Eugene Porter dikenal sebagai ahli manajemen strategi dengan sederetan adi karya buku yang cukup produktif. Salah satu bukunya  yang berjudul Competitive Strategy, ditasbihkan menjadi  buku yang pernah meraih penghargaan oleh Academy of Management sebagai buku manajemen berpengaruh di peringkat 9 di abad 20. Kalau Anda pernah memasuki program kelas master Management Strategy, saya yakin pendekatan 5 Forces Michael Porter ini masih akan selalu dipakai sebagai referensi penting yang bakalan diulas.

read more

Mengelola Generasi Y

Mengelola Generasi  Y Mengelola Generasi  Y generation yEach generation images itself to be more intelligent the one that went before it, and wiser than the one that comes after it.” (Geoege Orwell).

Seorang kawan yang karyawannya didominasi anak-anak muda pernah curhat dengan nada setengah putus asa dan geleng-geleng kepala karena merasa betapa anak-anak muda yang dipinpinnya beda sekali. Setidaknya dibandingkan dengan keadaan di jamannya. “Coba bayangkan, mau kerja bergaya dan narsisnya gak ketulungan…ini niat mau kerja apa mau sok-sok eksis,” semburnya sebal. Saya mendahem sambil menganggukan kepala mencoba mengerti apa yang dikeluhan perihal anak buahnya yang menurutnya agak “susah diatur”. Sebuah fenomena menarik!

read more

Menghadirkan Excellence Service, Bukan Model “Pelayanan Rata-Rata”

Menghadirkan Excellence Service, Bukan Model “Pelayanan Rata-Rata” Menghadirkan Excellence Service, Bukan Model “Pelayanan Rata-Rata” service excellence1Excellence is not a skill. It is an attitude”.

(Ralph Marston, penulis bukuThe Daily Motivator To Go)

Tak pelak lagi menghadirkan Excellence Service, merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Karena sesungguhnya di tengah beragamnya produk yang notabene mirip fungsi dan kegunaannya, serta hadirnya beragam pelayanan (service) nyaris mirip, menyebabkan pertempuran bisnis akhirnya beringsut dan bergeser ke persaingan memenangkan model pelayanan service-nya. Nilai tambah yang bakalan terpatri di benak konsumen ketika semuanya hampir sama, akhirnya berujung bagaimana service yang prima (excellence) bisa berbeda, atau bahkan sedikit “nyleneh” ketika diterima oleh konsumen.

read more

Mengobarkan Antusiasme Kewirausahaan Di Daerah Perbatasan

Mengobarkan Antusiasme Kewirausahaan Di Daerah Perbatasan Mengobarkan Antusiasme Kewirausahaan Di Daerah Perbatasan training di kepriUntuk kesekian kalinya, beberapa hari lalu, saya mendapat kehormatan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUkm), kali saya diminta untuk mengisi di Kepualauan Riau, yang wilayahnya terpecah-pecah menjadi beberapa pulau-pulau kecil di dekat perbatasan dengan Negara Singapura dan Malaysia. Topik yang disodorkan adalah pelatihan tentang Menumbuhkembangkan Kewirausahawan dengan Pelatihan Manajemen UKM. Mulainya ramainya dan menggeliatnya roda bisnis di pulai Batam, Bintan, Tanjung Pinang yang notabene masuk wilayah Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) memang kabar baik yang perlu disyukuri, tapi derasnya masuk investasi terutama dari luar negeri di daerah itu, kalau tidak diimbangi dengan “empowerment” masyarakat didaerah itu, tentunya seperti mengobarkan “kecemburuan”. Betapa tidak, ketika wilayah itu dihampiri banyak investor asing yang beramai-ramai membangun bisnis di daerah mereka, sementara mereka hanya diam menyaksikan, ibarat ada pesta di tempat itu, mereka hanya “disuruh” menonton. Tentunya, ini adalah sebuah ironi besar.

read more

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén