Month: Juli 2010

Alat Takar itu Bernama KPI

Alat Takar itu Bernama KPI Alat Takar itu Bernama KPI libra lisaluonoceanave

You can not manage what you can not measure” (Management Adage)

“Ini kan aneh, prestasinya biasa-biasa saja mengapa bisa dipromosikan naik pangkat lebih tinggi, padahal yang prestasinya lebih menonjol, malah karier-nya mentok”, kata seorang peserta sebuah workshop Key Performance Indicator (KPI) dimana kami didapuk menjadi fasilitator di sebuah perusahaan besar di bilangan Jakarta Selatan. Ada lagi,”Kami bekerja menjadi sekretaris, tetapi seringkali porsi tugas-tugas kami lebih banyak untuk mengerjakan urusan “pribadi” maupun urusan “keluarga” Bapak Direktur, seperti pengurusan tiket perjalanan keluarga, pembelian kue acara pesta pribadi Direktur, apakah tugas semacam ini bisa dimasukkan sebagai KPI individu saya?” ujar seorang sekretaris nan jelita di sesi workshop managing KPI.

read more

Berkongsi atau Bisnis Sendiri ?

Berkongsi atau Bisnis Sendiri ? Berkongsi atau Bisnis Sendiri ? kongsi jeff bauche1

Dengan sedikit perubahan, poin-poin dari artikel Berkongsi atau Berbisnis Sendiri ini pernah di-share dan dimuat di majalah SWA No.13/XXVI/24 Juni-4 Juli 2010 hal 110

Terkadang kita sering melihat atau bahkan mengalami sendiri, bisnis dibangun dengan berkongsi, baik dibangun dengan kolega kita maupun dengan mitra yang masih mempunyai hubungan kekerabatan sendiri mengalami keterpurukan, bahkan kerugian yang menyebabkan usaha kongsi tersebut ditutup. Penyebabnya bisa beragam mulai dari salah menerapkan strategi bisnis hingga “salah urus”. Tidak jarang, kongsi bisnis diakhiri dengan kepiluan, bahkan tidak jarang hubungan pertemanan yang dibangun sebelum berkongsi akhirnya mengalami “keretakan” yang serius. Di sisi lain banyak juga kita lihat teman-teman kita yang membangun bisnis dengan perkongsian, profit-nya melenting, hubungannya langgeng dan mesra bahkan cakupan kongsi bisnisnya kian meluas. Artinya kongsi bisnis yang dibangun menghasilkan hasil dengan aroma legit. Jadi gimana seharusnya, kalau kita ingin membangun bisnis, apakah kita perlu berkongsi atau tidak?

read more

Marketing Getok Tular dan Budaya Lisan

Marketing Getok Tular dan Budaya Lisan Marketing Getok Tular dan Budaya Lisan mouth iamdogsmom

Gue rencana mau ganti hape nih, udah jadul dan lelet neeh…”, ujar Tika saat chatting sama temannya. “Lu, kemarin beli hape merek XX dengan tipe 123 yang kemarin Lu beli OK gak?” sambungnya minta rekomendasi. “Wah, hape itu Ok banget coy…..buat aku yang selalu up-date status di FB, hape tipe merek kayak gini, gue jamin ok banget dah”, ujar Mirna tanpa bermaksud berpromosi. “Ntar kalo mau beli hape tipe itu, gue temenin deh.” Barangkali cuplikan obrolan semacam ini, acapkali hadir di sekitar kita. Pernahkah Anda melakukan hal sama ketika akan membeli sebuah barang atau berencana menggunakan jasa perusahaan tertentu kepada kolega Anda? Apakah rekomendasi teman atau kolega Anda berpengaruh terhadap keputusan pembelian yang akan Anda eksekusi?

read more

Kutil dan BMW

Kutil dan BMW Kutil dan BMW bmw muenchen

The devil is in a detail

Di suatu hari, ada beberapa teman berkumpul membahas tentang business plan yang rencananya akan dikerjakan “keroyokan”. “Gampang kok, prinsipnya bisnisnya begini”, ujar seorang kawan ketika ditanya langkah detail dari rencana bisnis yang akan dijalankan. “Trus kalau ada kemungkinan X , gimana dong ?” tanya rekan lainnya. “Kemungkinannya kecil itu, kalau toh ada kita kembali pada prinsip dasarnya, nanti langkah berikutnya melihat perkembangan di lapangan selanjutnya”, jawabnya. Pernahkah Anda mendengar diskusi tentang rencana bisnis yang berujung pada kata-kata “gampang nanti kita lihat nanti” ? di Indonesia, saya masih sering mendengar kata-kata itu.

read more

Your Job is Not Your Career

Your Job is Not Your Career Your Job is Not Your Career buku your job is not your career
No Joy of working. No Passion. No Life. Barometer paling penting dalam karier dan kehidupan ada pada setiap orang. Bahwa pada ujungnya, hanya ada dua pertanyaan penting yang relevan : Apakah saya bahagia ? dan Apakah saya telah berkontribusi bagi keluarga, lingkungan, perusahaan, negara, dunia dan alam semesta? (Rene Suhardono)

Ketika masih ngantor di sebuah perusahaan di bilangan Kuningan beberapa tahun lalu, ada seorang teman yang kalo ketemu hari jumat girangnya setengah mati, berbinar-binar, bersiul-siul kayak orang baru jatuh cinta.Tapi begitu hari minggu malam atau senin pagi, berangkat kantor seperti didera rasa malas luar biasa, tidak jarang mukanya pucat kayak orang sakit. Persis muka orang yang tidak bisa berenang yang dipaksa diceburin ke kolam renang. Barangkali Anda pernah mengalami atau menemui orang semacam ini di sekitar Anda ya. Itulah sebabnya ketika saya bertandang di sebuah toko buku, sesaat pandangan mata saya berhenti di sebuah judul buku bertajuk “Your Job is Not Your Career” besutan Rene Suhardono, hati kecil saya langsung jatuh hati. Sebuah judul buku yang cukup menggelitik. Apalagi membaca sekilas highlight-nya, kayaknya harus dibaca ini buku. Ternyata tebakan saya tidaklah keliru. Kata demi kata yang ditulis…..mencerahkan.

read more

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén